..................

0 komentar

Hahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha

Huhuhuhuuuuuuuuuuhuuuhuhuhuhuhuhuhuhuhuhuhuhuhuhuhuhuuuuuuuuuuhuhuhuhuhuhuhuuuuuuuuuu

..........................................

Mungkin bagi yang melihat, kalimat tadi gak ada artinya. Ada

Mungkin bagi yang melihat, kalimat tadi terbaca aneh. Iya

Mungkin bagi yang melihat, memandangan saya seperti orang gila. Memang

Mungkin bagi yang melihat, saya sudah membuang - buang waktu mereka karna hal gak guna ini. So?

Mungkin mereka tak tau bagaimana cara tertawa dan menangis yang benar. Mencoba membungkam tetapi ingin melampiaskam

YEAK

0 komentar

"Ini malem minggu yah?" Saut anak- anak kecil diluar jendela.
"Panggil semuanya yah! Kita main dilapangan kaya malem minggu kemaren" Saut anak yang lainnya.

Saya ingin kembali ke masa itu. Dimana perkara malam minggu hanyalah perkara mengumpulkan teman dilapangan untuk melakukan permainan. Masalah terbesarnya hanyalah ketika ada teman yang selalu menjadi anak bawang.

Bukan lagi perkara malam minggu sedang bergulat dengan pasien, mengikuti apa yang dokter inginkan, melayani entah siapa itu orang yang tidak pernah saya kenal, bukan lagi perkara pertengakaran apa yang harus dirasakan bersama si pacar, bagaimana merasakan sakit sendirian, dan entah cara seperti apa menyelesaikan.

MUAK. YEAK

Kembali

0 komentar

"Siapa dia? Seenaknya saja kembali ke saya. Ingat dengan saya. Cuma sedang ada susah!! Lancang."


Kalo saja saya bisa dengar Tuhan berbicara. Mungkin kalimat tersebut yang akan saya dengar. Malu. Saya sangat malu dengan Tuhan. Menggelar sejadah dan menengadahkan tanganpun saya mulai malu. Siapa saya? Yang hanya ingat-Nya ketika susah. Siapa saya? Yang hanya meminta ketika butuh.

Saya benturkan kepala ke tembok. Saya tonjok dada ini dengan kepalan tangan. Tak seberapa sakitnya, dibanding api mendidih di akhirat nanti jika saja saya benar - benar melupakan Tuhan saya.

Saya basuh wudhu segera. Saya gelar sejadah panjang. Saya mohon ampun dengan segala kesalahan. Semoga Tuhan tidak murka pada hamba yang banyak dosa.

Apalah arti 22 - 26

0 komentar

Lihatlah!! Pelajari!!

Bagaimana aku berada diantara teman - temanmu. Dan bagaimana kamu berada diantara teman - teman aku.

Bagaimana aku memperlakukanmu saat berada diantara teman - teman aku. Dan bagaimana kamu memperlakukan aku saat berada diantara teman - temanmu.

Kita terpaut usia yang jauh. Bagaimanapun kita harus saling menempatkan, memposisikan dan saling toleransi.

Aku yang bisa tampak menjadi wanita dewasa ketika bersama temanmu. Karna bagaimanapun juga kamu dan temanmu berada diseusianya. Aku harus bisa menyeimbangkan.

Dan kamu yang bisa tampak sangat bocah ketika bersama teman aku. Karna bagaimanpun juga aku dan teman aku berada diseusia kami. Kamu harus bisa menyeimbangkan.

Kita terpaut usia yang jauh. Tapi tidak akan menjadi masalah jika kita saling toleransi. Semoga tidak akan pernah ada masalah yang berarti. Dan kita bisa berjuang mempertahankan hubungan baik ini.

Aku mau ngutip kata - kata dari sahabat kamu. Aku suka dengan cara persahabatan kalian.

"Melayani suami itu nikmat"
Ini kata temanmu yang sangat humble dan terlihat sangat bersahabat. Perkenalan kita pertama kali yang memberi kesan yang baik. Bersama anaknya yang dia pangku sambil memberikan dot susu dimulut 'zihan'.

"Buruan dihalalin cuk. Calon udah ada cuk"
Ini kata temanmu yang katanya setiap malem minggu cuma nonton bola aja dirumah. Sambil nyetir mobil bergurau dan nyanyi - nyanyi.

Untuk pertama kalinya. Aku berada diantara teman - temanmu. Untuk pertama kalinya aku dikenalkan dengan teman mainmu. Untuk pertama kalinya aku merasa sangat diterima. Thank you. Titik dua tanda bintang buat kamu

Muka merah

0 komentar

Kadang ingin menjauh. Biar dia tau gimana rasanya kehilangan.

Saya hanya ingin di 'saya' kan. Saya hanya ingin di spesialkan dan saya akan spesialkan dia. Saya hanya ingin diperjuangkan dan saya akan memperjuangkan yang lebih dari dia kira. Saya hanya ingin diperhatikan dan saya akan memperhatikannya lebih dari yang dia tau. Saya hanya ingin tidak ada yang berubah karna saya tidak akan pernah berubah.

Yah. Kadang saya ingin mengjauh sebentar. Supaya dia tau gimana rasanya kehilangan.

Dan ketika saya menjauh, saya bisa jamin rasa itu tidak akan pernah berubah rasa. Bagaimana dengannya????



Lantas. Manusia yang saya tuju tidak akan pernah membaca postingan ini!!! Percuma dan sia - sia.

Ini hanya posting sampah seorang wanita yang sedang kecewa. Dan ketika kecewa apapun yang dikatakan mohon untuk dapat memaklumkan.

Selamat terlarut dalam mimpi wahai lelaki yang memberi emote muka merah alis melengking di akhir obrolan kita tadi.

INDAH

0 komentar

Tulisan kedua teruntuknya.

Rasa kangen ini sudah menjadi - jadi. Kapan kita bisa ketemu lagi? Setelah kesibukan yang menghalangi, jarak yang sangat jauh tidak bisa dipungkiri.

Indah. Seperti malem - malem sebelumnya. Malem ini gue kangen lagi. Kangen sekangen - kangennya. Terlupakan sejenak karna kesibukkan. Tapi teringat kembali disela kesendirian. Malem ini di atas tempat tidur, kenangan bareng - bareng sama indah melayang - layang ada di ingatan. Semua terasa indah. Indah, malem ini ingin hati berkeluh kesah tertawa lepas atau bicara bisik - bisikan. Begitu banyak cerita gue yang kalo dikasih tau ke indah bakal dibilang ketinggalan jaman. Dan begitu banyak cerita indah yang belum pernah gue tau sekarang. Kita sama - sama ketinggalan jaman. Indah. Gimana kabar? Lebaran kurban kemaren bilangnya mau pulang! Sibuk yah ndah? Atau gak kebagian tiket? Indah. Malem ini gue rindu menggebu - gebu. Semua kenangan yang melayang - layang gak ada satupun yang mengharuskan gue membenci indah. Semua indah. Indah, gue kangen garukan geli yang biasa dilayangkan di punggung ini. Raut wajah flat yang begitu sangat keibuan. Suara lembuh wanita jawa yang penuh santun.

Indah sebenarnya ada yang ingin gue ceritakan?? Karna berkeluh kesah sama indah buat hari gue jadi semakin indah. Kemampuan menjadi pendengar yang baik, kemampuan memberi saran, kemampuan untuk menenangkan. Yah ada di indah. Indah sebenernya gue pengen cerita. Mengizinkan gue sebentar saja dan sedikit saja untuk meneteskan air mata. Indah gue rindu. Tapi ya sudah tak apa. Gue ngerti keadaan ini. Biarlah gue menggelar sejadah dan menceritakan pada-Nya.

Indah. Sudah kurus kah? Atau masih sama? Kurus atau berisi, indah tetep indah yang gue kenal. Yang kalo kurus masih tetap indah. Yang seperti dulupun akan tetap masih indah. Indah, nama indah sungguh indah. Kenangan sama indahpun sangat indah.



DWI NUR INDAH SARI

Nawaitu

0 komentar

Hai jagat raya.........

Hai semesta..........

Hai juga yang sedang gundah gulana.........

Atau hai yang sedang merasakan rindu didada.........

Akan ada sedih di atas kesenangan. Akan ada di bawah setelah berada di atas. Akan ada hitam setelah warnanya putih. Akan ada diam sejenak setelah tertawa lebar berlama - lama. Dan akan ada bad ending setelah sebelumnya merasakan bahagia sebahagia - bahagianya.



Yah. Mau gimana lagi. Namanya juga hidup!!!


Tapi akan kembali pada kata perumpaan kedua jika ada niat memperbaikinya.