Kuingin dia yang sempurna, untuk
diriku yang biasa. Kuingin cintanya kuingin hatinya ku mau menjadi yang
sempurna untuk dia.
Kuingin suatu saat nanti bingkisan keistimewaan itu
hadir untuk mengisi sebagian kekosongan hati ini. Dia yang aku anggap mempunyai sejuta kejutan manis
dalam mewarnai hidupku, tanpa drama tanpa sandiwara. Yang selalu aku anggap memiliki kenaturalan cinta
yang tiada tara. Sempurna bagi siapapun yang mendapatkannya, karna
kesempurnaan cinta hanya ada pada insan yang menyempurnakan cara mencintanya. Untuk sebuah rasa. Sebuah nama. CINTA
Diriku memang tak sesempurna yang kau mau
Yang memang sewajarnya diimpikan banyak pria lain,
untuk mendapatkan sesosok wanita yang sempurna. Tapi inilah keistimewaan yang aku punya. Yang belum
tentu wanita lain memilikinya. Biasa menerima hanya satu dari ribuan jawaban untuk
mempertahankan keistimewaan cinta
Ku ingin cintanya ku ingin hatinya. Hanya duduk
berlama – lama denganmu adalah kesederhanaan aku untuk terbiasa mencintai kamu. Karna dengan kebersamaan, apapun bisa terjadi.
Teman. Sahabat. Saudara. Atau bahkan jatuh cinta. Ku mau jadi bagian dari puzzle kehidupanmu yang
terlanjur hilang. Tak perlu membuang waktu untuk mencarinya.
Pecahan – pecahan masalah yang kamu rangkai satu
persatu untuk menemukan jawabannya. Karna mungkin bagi aku, aku adalah masalah
dan aku adalah jawabannya.. Begitupun dengan kamu. Kamu itu masalah dan kamupun
jawabannya. Yang sempurna hanyalah cinta – Nya. Cinta Tuhan yang
punya berjuta – juta kesempurnaan cinta untuk mencintai hambanya.
Tapi kau adalah salah satu dari milliaran hambanya.
Yang mungkin mendapatkan sedikit kesempurnaan cinta yang Tuhan punya. Hingga
kau menjadi salah satu manusia yang teristimewa yang aku cinta. Karna itulah aku menyebutnya bukan dengan bingkisan
kesempurnaan tapi bingkisan keistimewaan. Karna hanya Dia lah yang Maha
Sempurna dan hanya kamulah yang punya cinta teristimewa.


Posting Komentar