Oke. Nikmatin saja apa yang sedang kamu jalani ini. Mereka hanyalah mereka dan kamu adalah kamu. Yang menjalani seperti apa hidup kamu ini.
Social media memang tempat yang pas banget untuk ajang pamer - pameran. Kenapa gue bilang kaya gitu? Karna gue sering banget di - iri - in sama temen gue yang update apapun itu di social media. Kenapa gue iri? Karna gue gak bisa seperti mereka. Sesimpel itu.
Yah, untuk sekarang gue belum bisa seperti mereka. Yang bisa update lokasi dimana mereka pergi. Yang bisa update tempat makan dimana mereka singgahi. Yang bisa update foto bareng siapapun itu yang backgroundnya bagus banget kaya tai. Apalagi kalo fotonya bareng pasangan mereka. Fix, itu bisa banget bikin gue iri.
Oke. Nikmatin aja dulu hidup gue ini. Yang masih terpaku dengan jadwal dines dari pagi, malem bahkan sampe pagi lagi.
"Suatu saat nanti, gue bukanlah orang yang hanya melihat update-an dari status - status temen gue aja. Tapi gue yang bakal ngepost itu semua. Bukan lagi bersama pacar gue, tapi pria yang sudah sah di hidup gue. Dan gue akan berjalan di pinggir pantai di pulau Bali dengan tangan kanan gue memegang kamera yang gue mau dari dulu dan tangan kanan dia berada di tangan kiri gue. Yang malam gue gak akan pernah kedinginan karna dekapan peluknya mampu mengantarkan tidur gue. Yang lengan kanannya mampu menopang tubuh gue. Yang wangi tubuhnya selalu melekat di hidung gue. Dan ketika suara adzan subuh berkumandang, gue akan membangunkan dia dengan kecupan manja dikeningnya agar dia terbangun dari mimpinya lalu menunaikan sholat subuh bersama gue. Menggelarkan sejadah tepat di depan gue. Dan mengamini apa yang ia panjatkan untuk kebaikan dan kebahagiaan keluarga gue. Setelah itu, membiarkannya melakukan aktivitas apapun itu yang ia suka sedangkan gue sibuk menyiapakan sarapan untuk cadangan energi karna seharian nanti gue dan dia akan disibukkan dengan wisata kemanapun kita mau. Mencoba menyelami keindahan bawah laut bersama dia. Menyinggahi pulau terindah di Negara kita. Mandi di bawah air terjun bersamanya. Berendam di dalam air belerang yang hangat. Menikmati sunset dari atas tebing yang tinggi. Nonton film bioskop kapanpun kita mau. Berpelukan. Yah, kita selalu berpelukan dan bergandengan tangan. Biar apa? Biar romantis. Biar terasa kalo dia mencintai gue dan gue mencintai dia."
Ah, khayalan ini terlalu berlebih - lebihan. Tapi, siapa yang memperdulikan? Biarkan.


Posting Komentar